Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 Triliun di 2025 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Kemampuan perusahaan dalam membayar klaim. Selain itu, manfaat secara konsisten merupakan indikator penting keberlanjutan bisnis asuransi.
Adapun kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Desember 2025 mencapai Rp331,72 triliun, atau terkontraksi 1,46 persen yoy, terdiri dari premi asuransi jiwa yang terkontraksi sebesar 3,81 persen yoy dengan nilai sebesar Rp180,98 triliun,. Selain itu, premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh sebesar 1,51 persen yoy dengan nilai sebesar Rp150,74 triliun..
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aset industri pada Desember 2025mencapai Rp1.201,33 triliun atau naik 5,95 persen yoy dari posisi yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp1.133,87 triliun.
Sepanjang 2025, IFG Life telah membayar klaim. Selain itu, manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta,” ujar Ryan dalam keterangan resminya dikutip Jumat, (13/2/2026)..
“Kami ingin para peserta merasakan proses layanan asuransi yang jelas. Selain itu, mudah.
Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp981,05 triliun atau naik 7,42 persen yoy..
Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi juga pada pengalaman peserta saat menggunakan layanan Mandiri Inhealth,” jelasnya..
Jakarta, CNBC Indonesia – Dua entitas asuransi jiwa BUMN PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life). Selain itu, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) melaporkan telah membayar klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai Rp10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta..
Direktur Utama Mandiri Inhealth Marihot H.
Industri asuransi jiwa serta asuransi umum. Selain itu, reasuransi secara agregat melaporkan Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 485,90 persen dan 335,22 persen (di atas threshold sebesar 120 persen)..
Direktur Operasional IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakan, angka ini mencerminkan komitmen nyata kedua perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat..
Tambunan menambahkan, Mandiri Inhealth sendiri telah membayar klaim. Selain itu, manfaat asuransi sebesar Rp4,4 triliun..
Perkembangan terkait IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 Triliun di 2025 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Harga Emas Menguat Lagi di Tengah Isyarat Damai Dagang ASβTiongkok
- Emas Stabil Setelah Kejatuhan Tajam Akibat Gejolak Pasar Global
