0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Harga perak (XAG/USD) bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat (29/5) sesi Eropa setelah berhasil pulih dari tekanan yang terjadi pada hari sebelumnya. Perak diperdagangkan di kisaran US$75,6 per troy ounce, menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi. Meski terdapat upaya pemulihan, pelaku pasar belum sepenuhnya yakin bahwa penguatan harga dapat berlanjut secara berkelanjutan dalam jangka pendek.

Dukungan terhadap harga perak datang dari meningkatnya harapan bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat mereda. Sentimen positif muncul setelah laporan mengenai kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari serta melanjutkan pembahasan terkait program nuklir Iran. Jika proses diplomasi berjalan lancar, risiko gangguan terhadap pasokan energi global dapat berkurang dan membantu menenangkan pasar keuangan.

Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai pergerakan pasar global, edukasi investasi, serta layanan perdagangan berjangka, kunjungi website PT Equityworld Futures Praxis Surabaya di https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis. Anda juga dapat mengikuti berbagai update dan kegiatan perusahaan melalui media sosial resmi di https://linktr.ee/ewfprx.

Meskipun demikian, optimisme pasar masih dibatasi oleh ketidakjelasan implementasi kesepakatan tersebut. Investor menunggu kepastian terkait pembukaan kembali Selat Hormuz dan keberlanjutan gencatan senjata yang masih bergantung pada keputusan politik dari kedua negara. Selama belum ada perkembangan yang benar-benar konkret, pergerakan perak diperkirakan tetap rentan terhadap perubahan sentimen yang muncul dari berbagai pemberitaan geopolitik.

Dari sisi fundamental, faktor yang paling banyak diperhatikan tetap berasal dari ekspektasi kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Sejak konflik Timur Tengah memicu kenaikan harga energi pada awal tahun, kekhawatiran terhadap inflasi kembali meningkat. Kondisi tersebut membuat pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Lingkungan suku bunga yang tinggi umumnya menjadi tantangan bagi aset tanpa imbal hasil seperti perak karena investor cenderung beralih ke instrumen yang menawarkan tingkat pengembalian lebih menarik.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada perkembangan hubungan AS-Iran, kondisi pasokan energi global, serta data ekonomi Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve. Tanpa dukungan dari penurunan risiko geopolitik maupun perubahan ekspektasi suku bunga, harga perak berpotensi melanjutkan fase konsolidasi dalam waktu dekat. Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko menggunakan dana virtual, akun demo dapat diakses melalui https://demo.ew-futures.com/login. Jangan lupa mengikuti update pasar harian melalui Instagram resmi https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official dan membaca berita ekonomi serta investasi terbaru di https://www.newsmaker.id.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *