0 0
Read Time:2 Minute, 30 Second

Equityworld Futures Surabaya Praxis – Dolar AS melemah tipis di awal perdagangan Eropa hari Rabu (06/09), tetapi tetap dekat level puncak enam bulan saat kekhawatiran pertumbuhan global membebani minat aset risiko.

Pukul 13.20 WIB, Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang lainnya, diperdagangkan turun 0,1% di 104,612, tidak jauh dari level tertinggi enam bulan di 104,90 yang dicapai sebelumnya.

Factory orders Jerman anjlok; dolar safe-haven tetap tinggi
Dolar telah melepas kembali sedikit penguatan baru ini di awal perdagangan Eropa hari Rabu, namun masih berada di dekat level tertingginya sejak pertengahan Maret pasca serangkaian rilis data ekonomi yang mengecewakan membuat traders mencari safe haven ini.

Data yang lemah berlanjut pada hari Rabu. Factory orders Jerman anjlok 11,7% dalam sebulan di bulan Juli, jauh lebih lemah dari penurunan 4,0% yang diperkirakan.

Data manufaktur dari Jerman, Inggris dan kawasan euro menunjukkan pelemahan pada hari Selasa, sementara sektor jasa mengalami kontraksi.

EUR/USD naik 0,2% ke 1,0737, setelah menembus level terendah tiga bulan di 1,0705, sementara GBP/USD naik 0,2% menjadi 1,2582, usai juga menyentuh level terendah tiga bulan pada Selasa.

Retail sales zona euro akan konfirm tren
Retail sales zona euro akan terbit sesi ini, dan diperkirakan telah melemah di bulan Juli, turun 0,1% dalam sebulan di bulan Juli, turun 1,2% periode setahun, tatkala konsumen di wilayah tersebut tetap berada di bawah tekanan dengan inflasi yang masih tinggi.

European Central Bank bertemu minggu depan, dan sejumlah data zona euro yang lemah telah meningkatkan kemungkinan bahwa para pejabat bank akan menyetujui jeda dalam siklus kenaikan suku bunga, dan ini semakin membebani mata uang tunggal.

Federal Reserve juga terlihat stabil di bulan ini. Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada hari Selasa bahwa putaran data ekonomi terbaru memberikan ruang bagi bank sentral AS untuk melihat apakah mereka perlu menaikkan suku bunga lagi.

Ada rilis data ISM non-manufacturing PMI di sesi ini yang bisa memberikan lebih banyak informasi mengenai kesehatan ekonomi AS.

Yen masih di dekat level terendah 10 bulan
USD/JPY turun 0,3% menjadi 147,27, dengan yen sedikit pulih dari level terendah 10 bulan yang dicapai di awal sesi.

Para pejabat Jepang sekali lagi mengingatkan pasar yang berspekulasi terhadap mata uangnya dan diplomat mata uang utama Masato Kanda mengatakan kepada awak media bahwa pemerintah “tidak akan mengesampingkan apa pun opsi yang ada” jika spekulasi terhadap yen berlanjut.

Pihak otoritas Jepang melakukan intervensi untuk mendukung mata uangnya setelah mencapai posisi terendah dalam 30 tahun terakhir tahun lalu, dan pasar menunggu tindakan serupa karena pair ini secara bertahap menuju ke level 150.

USD/CNY naik 0,1% menjadi 7,3087, melewati level 7,3 dan mencapai level terlemahnya terhadap dolar sejak November 2022 dengan pasar terus khawatir atas pemulihan ekonomi yang melambat di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.

AUD/USD naik 0,1% ke 0,6384. Dolar Australia terbantu oleh data ekonomi Australia tumbuh sedikit lebih tinggi pada kuartal kedua, meredakan kekhawatiran akan resesi.

 

Sumber: investing.com

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *