0 0
Read Time:54 Second

Cadangan devisa Indonesia mengalami kenaikan pada akhir tahun 2023, mencatat pertumbuhan sebesar 6,01% dibandingkan dengan posisi November 2023. Menurut Bank Indonesia (BI), cadangan devisa pada akhir tahun mencapai US$ 146,4 miliar, naik dari US$ 138,1 miliar yang tercatat pada bulan November.

Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, menjelaskan bahwa kenaikan cadangan devisa ini didorong oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. Posisi cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, melebihi standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BI memandang bahwa cadangan devisa yang ada mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas ekonomi makro dan sistem keuangan. BI optimistis bahwa ke depannya, cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas ekonomi yang terjaga serta prospek ekonomi yang positif.

Langkah-langkah kebijakan yang telah diambil oleh BI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi makro dan sistem keuangan dinilai berhasil mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *