0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

Dutch Disease, sebuah istilah yang muncul kembali dalam pembicaraan terkait kondisi ekonomi Indonesia, menjadi sorotan setelah Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, mengungkapkan kekhawatiran bahwa Indonesia telah terjangkit penyakit ekonomi tersebut.

Pada acara peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2023 yang diadakan oleh Bank Indonesia di Jakarta pada Rabu (31/1/2024), Amalia mengingatkan, “Kita telah terlena dengan apa yang dikenal sebagai Dutch Disease, yang berujung pada deindustrialisasi yang prematur.”

Istilah Dutch Disease pertama kali digagas untuk menggambarkan anomali ekonomi yang dialami oleh Belanda. Anomali ini dimulai sejak tahun 1959 ketika Belanda menemukan cadangan gas terbesar di Eropa, yang memicu eksplorasi dan ekspor gas dalam skala besar. Meskipun memberikan keuntungan besar, terutama pada tahun 1970-an, dampak negatifnya juga signifikan. Eksportasi yang masif menyebabkan mata uang Gulden menguat, yang pada akhirnya melemahkan sektor manufaktur dan menyebabkan banyak industri bangkrut, serta deindustrialisasi yang terjadi.

The Economist menciptakan istilah Dutch Disease untuk merujuk pada melemahnya sektor-sektor ekonomi tertentu, terutama manufaktur, akibat dari booming sektor ekonomi lain yang umumnya didorong oleh sumber daya alam atau produksi komoditas pertanian.

Indonesia pernah menghadapi risiko serupa pada tahun 1970-an saat boom minyak. Tanda-tanda Dutch Disease terlihat dari komposisi PDB dan ekspor pada masa itu. Namun, berkat strategi yang diterapkan oleh Menteri Ekonomi Ali Wardhana, Indonesia berhasil menghindari penyakit ini. Menurut Anwar Nasution dalam “A Tribute to Ali Wardhana” (2015), hal ini dicapai dengan mengalihkan pendapatan ekspor minyak ke sektor pertanian, peningkatan infrastruktur, pendidikan, fasilitas kesehatan, dan program kesejahteraan lainnya.

Secara keseluruhan, sejarah ini menekankan pentingnya kebijakan ekonomi yang strategis dalam mengelola risiko yang terkait dengan booming sumber daya alam dan mempertahankan jalur pembangunan ekonomi yang seimbang dan berkelanjutan.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *