UBS memperkirakan bahwa Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat akan mulai memangkas suku bunga pada bulan Mei, setelah bank sentral tersebut menegaskan tidak akan ada penurunan suku bunga pada bulan Maret. Prediksi ini muncul di tengah data terbaru yang menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja AS.
Pada keputusan kebijakan moneternya pada hari Rabu (31/1), The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah dan menyatakan bahwa penurunan suku bunga akan dilakukan hanya setelah kondisi dianggap lebih aman dan inflasi terus menurun dari tingkat yang saat ini masih dianggap “meningkat”.
Laporan pasar tenaga kerja yang kuat yang dirilis pada hari Jumat (2/2) semakin menambah ketidakpastian mengenai kemungkinan penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
“Penilaian kami tetap bahwa ini adalah Komite dan Ketua (The Fed) yang sedang dalam masa transisi. Kami tidak berpikir mereka merasa nyaman dengan gagasan penurunan suku bunga pada bulan Maret,” tulis ekonom UBS dalam catatan tertanggal Jumat.
Sebelumnya, UBS memperkirakan bahwa The Fed akan melakukan penurunan suku bunga pertamanya pada bulan Maret. Namun, dengan mempertimbangkan kondisi terkini, UBS kini memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin akan terjadi pada bulan Mei.
Prediksi ini mencerminkan perubahan pandangan UBS terhadap kebijakan moneter The Fed, yang terus memantau inflasi dan ketahanan pasar tenaga kerja sebagai faktor kunci dalam menentukan kebijakan suku bunga di masa mendatang.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
