Rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah AS mengumumkan pertumbuhan ekonomi yang kuat. Menurut Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,13% menjadi Rp15.700/US$. Pelemahan ini mengikuti tren depresiasi sebelumnya pada hari sebelumnya (28/2/2024) yang mencatat penurunan 0,29% dan telah berlangsung selama lima hari berturut-turut.
Indeks DXY pada pukul 08:48 WIB turun menjadi 103,89 atau terkoreksi sebesar 0,08%, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya di 103,97.
Kemarin malam, Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) merilis data PDB untuk kuartal IV-2023 yang direvisi menjadi tumbuh 3,2%, sedikit lebih rendah dari perkiraan awal 3,3%.
Selama tahun 2023, ekonomi AS mencatat pertumbuhan 2,5%, melampaui angka pertumbuhan 1,9% pada tahun 2022. Belanja konsumen, yang menyumbang sekitar 70% dari aktivitas ekonomi AS, tumbuh dengan kecepatan tahunan 3% dari Oktober hingga Desember tahun lalu.
Meskipun PDB kuartal IV-2023 final tercatat lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya, angka 3,2-3,3% masih dianggap cukup tinggi mengingat pertumbuhan ekonomi AS di bawah 3% sepanjang paruh kedua 2022 hingga paruh pertama 2023.
Pertumbuhan PDB AS yang kuat ini menunjukkan bahwa perekonomian AS tetap solid, yang berpotensi mempertahankan inflasi di level yang tinggi.
Malam ini, AS juga akan merilis data inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) untuk Januari 2024. Konsensus pasar dari Trading Economics memperkirakan inflasi PCE turun menjadi 2,4% secara tahunan dan naik menjadi 0,3% secara bulanan. Sedangkan inflasi PCE inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, diperkirakan naik menjadi 2,9% tahunan dan 0,4% bulanan.
Hasil pembacaan PCE ini akan mempengaruhi kebijakan bank sentral AS (The Fed), dimana data yang kuat dapat mempertahankan suku bunga saat ini lebih lama dari yang diantisipasi pasar.
Dampaknya terhadap mata uang rupiah bisa menjadi lebih berat jika data tersebut mengindikasikan tekanan inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
