0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

Rupiah mengalami penurunan yang signifikan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan perdana setelah libur lebaran, Selasa (16/4), dengan nilai tukar mencatat penurunan sebesar 2,07% menjadi Rp 16.176 per dolar AS, seperti dilaporkan oleh Bloomberg.

Penguatan indeks dolar AS sebesar 0,08% menjadi 106,29 menjadi faktor utama di balik pelemahan rupiah. Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa penguatan dolar AS didorong oleh data ekonomi AS yang kuat, termasuk kenaikan penjualan ritel sebesar 0,7% dari bulan sebelumnya. Selain itu, inflasi yang tinggi di AS juga membuat Federal Reserve ragu untuk menurunkan suku bunga.

Ibrahim juga menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya ketegangan antara Israel dan Iran, yang berpotensi meningkatkan ketegangan global. Komentar dari pejabat Federal Reserve yang menunjukkan ketidakmungkinan penurunan suku bunga yang signifikan juga memperkuat dolar AS.

Dampak dari situasi ini terhadap Indonesia termasuk potensi kenaikan harga minyak mentah hingga mencapai US$ 100 per barel, yang akan memperbesar impor minyak Indonesia. Ini kemungkinan akan mendorong Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga dalam upaya menstabilkan rupiah. Selain itu, intervensi dari pemerintah di pasar bahan pokok juga diprediksi diperlukan untuk mengontrol inflasi.

Di sisi lain, sanksi yang diberlakukan AS terhadap Rusia telah membuka peluang bagi Indonesia dalam meningkatkan ekspor komoditas tertentu seperti Crude Palm Oil (CPO), batu bara, nikel, dan timah, yang dapat memperbaiki neraca perdagangan negara.

Analisis pasar mata uang, Lukman Leong, memperkirakan bahwa rupiah masih akan tertekan oleh penguatan dolar AS, dengan perkiraan nilai tukar berada dalam kisaran Rp 16.100 hingga Rp 16.250 per dolar AS pada hari berikutnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa rupiah masih dalam tekanan yang signifikan akibat faktor-faktor eksternal yang kuat, seperti kondisi ekonomi AS dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *