Read Time:1 Minute, 30 Second
Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) memproyeksikan bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (the Federal Reserve/the Fed) akan memangkas suku bunga pada kuartal III-2024.
Helmi Arman, Chief Economist Citi Indonesia, menyatakan bahwa penurunan suku bunga the Fed kemungkinan tidak hanya terjadi sekali, tetapi lebih dari sekali hingga akhir tahun.
- Proyeksi Penurunan Suku Bunga: Citi Indonesia memperkirakan the Fed akan mengurangi suku bunga sebanyak empat kali sepanjang tahun 2024, total sekitar 100 basis poin.
- Indeks Dolar: Dengan penurunan suku bunga yang diperkirakan pada kuartal III-2024, indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar terhadap berbagai mata uang dunia, diharapkan akan stabil di kisaran 104, berbeda dari penguatan indeks dolar pada April dan bulan-bulan sebelumnya.
- Impak Terhadap Bank Indonesia: Citi Indonesia memperkirakan bahwa penurunan suku bunga the Fed akan diikuti oleh Bank Indonesia (BI). Jika the Fed memangkas suku bunga pada kuartal III-2024, ini kemungkinan akan membuka peluang bagi BI untuk menurunkan suku bunga acuan (BI rate) juga.
Keputusan Bank Indonesia (BI):
- BI Rate: Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21-22 Mei 2024, BI memutuskan untuk menahan suku bunga acuan (BI rate) di level 6,25%. Sebelumnya, BI telah menaikkan BI rate sebesar 25 basis poin (bps) dari 6,00% menjadi 6,25%.
- Alasan Keputusan: Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa keputusan ini sejalan dengan fokus kebijakan moneter BI yang pro-stabilitas. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan untuk memastikan inflasi tetap terkendali sesuai sasaran.
Kesimpulan: Citibank memproyeksikan penurunan suku bunga the Fed yang signifikan pada kuartal III-2024, yang mungkin juga akan mempengaruhi keputusan suku bunga Bank Indonesia. Sementara itu, Bank Indonesia saat ini memilih untuk mempertahankan BI rate pada 6,25% sebagai bagian dari kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar.
Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading
