0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

Hasil FOMC Minutes The Fed (23 Mei 2024):

  • Kebijakan Suku Bunga:
    • The Fed mempertahankan suku bunga acuan pinjaman jangka pendek di kisaran 5,25%-5,5%, level tertinggi dalam 23 tahun terakhir.
    • Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang solid namun inflasi yang masih tinggi.
  • Kekhawatiran Inflasi:
    • Para pejabat Fed mencatat bahwa meskipun inflasi telah menurun selama setahun terakhir, kemajuan menuju target 2% masih belum cukup signifikan.
    • Beberapa pejabat menunjukkan kesiapan untuk memperketat kebijakan lebih lanjut jika risiko inflasi tetap tinggi.
    • Risiko inflasi juga diperburuk oleh peristiwa geopolitik dan tekanan pada konsumen berpendapatan rendah, seperti meningkatnya penggunaan kartu kredit dan layanan beli sekarang bayar nanti (pay-later services).
  • Ekspektasi Penurunan Suku Bunga:
    • Ekspektasi pasar mengenai penurunan suku bunga The Fed semakin menurun. Gubernur Fed Christopher Waller menekankan perlunya data yang baik dalam beberapa bulan ke depan sebelum memutuskan untuk menurunkan suku bunga.
    • Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan perlunya kesabaran dan membiarkan kebijakan restriktif berfungsi.
    • Survei CME FedWatch Tool menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga hanya sekali, pada September 2024, sebesar 25 basis poin menjadi 5,00%-5,25%.

Dampak Pasar:

  • Pasar Saham AS:
    • Dow Jones Industrial Average: Turun 201,95 poin, atau 0,51%, menjadi 39.671,04.
    • S&P 500: Mengalami penurunan 14,40 poin, atau 0,27%, menjadi 5.307,01.
    • Nasdaq Composite: Berkurang 31,08 poin, atau 0,18%, menjadi 16.801,54.
  • Pasar Saham Asia:
    • Kospi (Korea Selatan): Turun 0,33%.
    • S&P/ASX 200 (Australia): Mengalami penurunan sekitar 0,8%.
    • Hang Seng (Hong Kong): Merosot 1,54%.
    • CSI 300 (China): Turun 0,38%.

Komentar Para Analis:

  • Chris Zaccarelli, Kepala Investasi di Independent Advisor Alliance:
    • Mengungkapkan bahwa meskipun penurunan suku bunga tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat, pasar akan berfluktuasi berdasarkan faktor-faktor lain.
  • Greg Bassuk, CEO AXS Investments:
    • Menyebutkan bahwa “higher for longer” (suku bunga tetap tinggi lebih lama) menjadi salah satu pemicu tekanan terhadap pasar saat ini.

Kesimpulan: FOMC Minutes terbaru menunjukkan bahwa The Fed masih memprioritaskan penanggulangan inflasi, dengan penurunan suku bunga yang mungkin terjadi pada waktu yang lebih jauh. Ini menyebabkan tekanan pada pasar saham baik di AS maupun Asia, dengan sentimen pasar yang cenderung fluktuatif seiring dengan perkembangan data ekonomi dan kebijakan moneter.

 

Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *