Read Time:1 Minute, 12 Second
Neel Kashkari, Gubernur Federal Reserve Bank of Minneapolis, menekankan pentingnya kesabaran dalam kebijakan suku bunga, menunggu bukti yang lebih jelas bahwa inflasi telah cukup melambat sebelum melakukan penurunan suku bunga. Dalam wawancara dengan CNBC, Kashkari mencatat bahwa ekonomi AS tetap kuat dan pasar tenaga kerja, terutama di sektor jasa, terus menunjukkan ketahanan.
Pernyataan Kashkari:
- Ekonomi dan Pasar Tenaga Kerja: Meskipun banyak yang memperkirakan resesi pada akhir tahun lalu, ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Konsumen dan pasar perumahan tetap tangguh.
- Kebutuhan untuk Bersabar: Kashkari menyarankan agar The Fed tidak terburu-buru dalam menurunkan suku bunga. Dia berpendapat bahwa perlu ada observasi lebih lanjut terhadap data inflasi untuk memastikan bahwa proses disinflasi berlanjut dan untuk menentukan apakah inflasi stabil di sekitar 3%.
- Komitmen Terhadap Target Inflasi: Kashkari menggarisbawahi komitmen bank sentral untuk mengembalikan inflasi ke target 2%. Dia menekankan bahwa tidak ada kebijakan yang harus dikesampingkan saat ini.
Inti Pernyataan:
- Pertumbuhan Ekonomi: Ekonomi AS dan pasar tenaga kerja yang kuat menjadi alasan untuk tidak terburu-buru dalam penurunan suku bunga.
- Pengamatan Inflasi: Penting untuk menunggu data inflasi lebih lanjut sebelum memutuskan perubahan kebijakan suku bunga.
- Target Inflasi: The Fed tetap berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke target 2%, tanpa mengesampingkan opsi kebijakan apa pun.
Kashkari menekankan bahwa meskipun situasi saat ini menunjukkan kekuatan ekonomi, kebijakan moneternya harus didasarkan pada data yang lebih jelas mengenai inflasi dan tidak boleh terburu-buru.
Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading
