Read Time:1 Minute, 52 Second
Bursa Asia dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi, seiring dengan aksi jual obligasi dan data ekonomi yang bervariasi serta komentar dari pejabat Federal Reserve (The Fed). Berikut adalah pergerakan indeks bursa Asia pada pukul 08:24 WIB:
- Nikkei 225 turun 38,37 poin (0,09%) ke 38.823,35
- Hang Seng turun 161,75 poin (0,86%) ke 18.659,41
- Taiex naik 30,50 poin (0,15%) ke 21.894,62
- Kospi turun 22,13 poin (0,82%) ke 2.700,45
- ASX 200 turun 53,21 poin (0,69%) ke 7.713,50
- Straits Times turun 4,89 poin (0,15%) ke 3.325,01
- FTSE Malaysia turun 4,62 poin (0,29%) ke 1.611,20
Faktor-faktor Penyebab Kelemahan:
- Aksi Jual Obligasi dan Data Ekonomi: Keberagaman data ekonomi dan aksi jual obligasi di pasar global menyebabkan sentimen investor menjadi lebih berhati-hati. Pasar menilai pergerakan ini sebagai respons terhadap sinyal dari kebijakan moneter AS.
- Komentar Pejabat The Fed: Pernyataan hawkish dari Neel Kashkari, Gubernur Bank Federal Reserve Bank of Minneapolis, turut mempengaruhi sentimen pasar. Kashkari menyatakan bahwa meskipun kebijakan bank sentral bersifat restriktif, opsi untuk kenaikan suku bunga tambahan belum sepenuhnya dikesampingkan. Hal ini menurunkan ekspektasi pasar mengenai penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
- Kepercayaan Konsumen AS: Data kepercayaan konsumen AS yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Mei turut berperan dalam memperkuat sentimen hawkish di pasar. Kepercayaan konsumen yang meningkat menunjukkan daya beli yang tetap kuat, meskipun inflasi dan suku bunga tinggi tetap menjadi perhatian.
Proyeksi Ke Depan:
- Penurunan Suku Bunga The Fed: Chris Low dari FHN Financial memperkirakan bahwa penurunan suku bunga pertama The Fed mungkin akan terjadi pada November atau Desember. Penantian data inflasi AS menjadi kunci dalam keputusan tersebut, di mana FOMC diharapkan melihat laporan inflasi yang lebih baik untuk mendukung keputusan kebijakan moneter mereka.
- Tunggu Data Inflasi: Pasar kini menantikan rilis data inflasi yang akan menjadi tolok ukur untuk keputusan The Fed terkait arah suku bunga. Pejabat The Fed, seperti Christopher Waller, mengharapkan laporan inflasi yang lebih baik dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Dengan kondisi pasar yang tidak menentu dan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS, bursa Asia mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan hari ini.
Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading
