Read Time:1 Minute, 44 Second
Bursa Asia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis pagi, mengikuti jejak pelemahan Wall Street dan dampak dari lemahnya penjualan obligasi AS. Berikut adalah pergerakan indeks bursa Asia pada pukul 08:21 WIB:
- Nikkei 225 turun 890,85 poin (2,23%) ke 37.685,33
- Hang Seng turun 53,23 poin (0,29%) ke 18.423,78
- Taiex turun 221,09 poin (1,06%) ke 21.432,18
- Kospi turun 18,66 poin (0,70%) ke 2.658,56
- ASX 200 turun 40,53 poin (0,52%) ke 7.626,10
- Straits Times turun 5,24 poin (0,15%) ke 3.317,89
- FTSE Malaysia turun 1,15 poin (0,07%) ke 1.604,27
Faktor-faktor Penyebab Kelemahan:
- Pelemahan Wall Street: Bursa Asia melemah mengikuti pelemahan di Wall Street, di mana aksi jual di pasar obligasi global turut mempengaruhi sentimen investor di Asia. Kenaikan imbal hasil Treasury AS memperkuat kekhawatiran tentang kenaikan yield obligasi, yang pada gilirannya mempengaruhi pasar saham.
- Meningkatnya Imbal Hasil Treasury AS: Kenaikan imbal hasil Treasury AS mendorong penguatan dolar, yang memberikan tekanan pada mata uang Asia, termasuk yen Jepang dan yuan China. Penguatan dolar menyebabkan arus keluar dari pasar saham dan melemahkan risk appetite di kawasan Asia.
- Beige Book The Fed: Dalam laporan Beige Book yang dirilis oleh The Fed, perekonomian AS dikatakan berkembang secara moderat, dengan pertumbuhan di sebagian besar wilayah sejak April. Namun, pernyataan ini tidak menghilangkan kekhawatiran pasar mengenai kebijakan moneter ke depan.
- Pernyataan Gubernur The Fed: Gubernur The Fed, Jerome Powell, dan rekan-rekannya telah menekankan perlunya lebih banyak bukti bahwa inflasi berada pada jalur menuju target 2% sebelum mempertimbangkan pemangkasan suku bunga acuan. Hal ini menciptakan ketidakpastian di pasar dan berkontribusi pada penurunan bursa saham Asia.
Proyeksi Ke Depan:
Pasar Asia kemungkinan akan tetap volatil seiring dengan perkembangan lebih lanjut mengenai kebijakan moneter AS dan data ekonomi global. Investor akan memantau dengan cermat pernyataan dari pejabat The Fed dan laporan ekonomi yang akan datang untuk petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan dan dampaknya terhadap pasar saham.
Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading
