0 0
Read Time:57 Second

Indeks Nikkei Jepang berakhir merosot pada hari Senin setelah mencerna kebijakan moneter terbaru dari Bank of Japan (BOJ) dan data pesanan mesin inti yang mengecewakan.

Indeks Nikkei 225 turun 1,83% dan ditutup pada 38.102, sementara Indeks Topix turun 1,7% menjadi 2.700. Kedua indeks ini mencapai posisi terendah dalam dua minggu terakhir dalam penurunan pasar saham yang cukup luas.

Pada hari Jumat, BOJ memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diperkirakan banyak orang, dan mengatakan akan mempertahankan laju pembelian obligasi pemerintah Jepang saat ini. Namun, BOJ menambahkan bahwa mereka akan merilis rencana untuk menghentikan program pembelian obligasi pada pertemuan kebijakan berikutnya di bulan Juli.

Sementara itu, pesanan mesin inti Jepang, yang merupakan indikator utama belanja modal dalam enam hingga sembilan bulan mendatang, turun 2,9% MoM di bulan April 2024, berbalik dari kenaikan 2,9% di bulan Maret.

Penurunan tajam terlihat pada saham-saham kapital besar seperti Disco Corp yang turun 2,6%, Mitsubishi UFJ turun 2,2%, Toyota Motor turun 2,6%, Tokyo Electron turun 2,5%, dan Fast Retailing turun 2,3%.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *