Bursa saham Hong Kong berakhir turun tipis pada hari Senin setelah mencerna serangkaian data ekonomi dari Tiongkok yang bervariasi.
Indeks Hang Seng turun tipis 0,03% dan berakhir di 17.936, setelah sempat mencapai titik terendah dalam enam minggu di awal sesi.
Data ekonomi Tiongkok bervariasi: penjualan ritel lebih baik dari perkiraan, tetapi harga rumah melemah, begitu juga dengan produksi industri dan investasi aset tetap.
Selain itu, PBOC (Bank Sentral Tiongkok) mempertahankan suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah tidak berubah di 2,5%.
Pekan lalu, saham-saham Hong Kong tertekan karena prospek penurunan suku bunga AS berkurang dan kekhawatiran atas sanksi ekonomi Barat terhadap perusahaan-perusahaan Tiongkok, yang mengurangi kepercayaan investor.
Di antara saham individu, China Longyuan Power mengalami penurunan paling besar (-5,5%), diikuti oleh China Tower (-3,9%), Trip.Com (-1,1%), dan Citic Ltd (-1,1%).
Saham yang mengalami kenaikan dipimpin oleh BYD Electronics (6,3%), Meituan (1,8%), dan Kuaishou Technology (1,2%).
Sedangkan Brilliance China Automotive melonjak 18,8% setelah mengumumkan dividen khusus sebesar HK$4,3 per saham.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
