0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

Bank Indonesia memberikan gambaran tentang stabilitas Rupiah dan kondisi ekonomi terkini sebagai berikut:

Perkembangan Nilai Tukar Rupiah (24-28 Juni 2024):

  • Pada akhir Kamis, Rupiah ditutup di level Rp16.395 per dolar AS.
  • Pagi Jumat, Rupiah dibuka pada Rp16.410 per dolar AS.

Pergerakan Yield SBN 10 Tahun:

  • Turun menjadi 7,094% pada akhir Kamis.
  • Turun menjadi 7,07% pada pagi Jumat.

Indeks Dolar (DXY):

  • Menguat ke 105,91 pada akhir Kamis.
  • Naik ke 105,98 pada sore hari Jumat.

Yield UST 10 Tahun:

  • Naik ke 4,286% pada akhir Kamis.

Aliran Modal Asing (Minggu IV Juni 2024):

  • Nonresiden tercatat beli neto Rp19,69 triliun, termasuk beli neto di pasar SBN, saham, dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
  • Sepanjang tahun 2024, nonresiden mencatat jual neto signifikan di pasar SBN dan saham, namun beli neto yang kuat di SRBI.

Strategi Bank Indonesia dan Tantangan Eksternal:

  • Bank Indonesia meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Outlook Perdagangan Rupiah:

  • Analis Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah akan menguat awalnya, tetapi mengalami koreksi sepanjang hari.

Konteks Global:

  • Dollar AS stabil di tengah pergerakan yen yang melemah dan antisipasi terhadap rilis data inflasi PCE Amerika.

Ringkasan:

Berita ini membahas tentang stabilitas Rupiah, aliran modal asing yang signifikan, dan pergerakan indeks dolar dalam konteks ekonomi global dan domestik saat ini.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *