Perdagangan awal di bursa Asia pada hari ini menunjukkan mayoritas indeks bergerak positif. Pasar Asia kini tengah menantikan kabar dari The Federal Reserve (The Fed) mengenai kelanjutan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).
Dari enam indeks utama di bursa Asia, hanya indeks Shanghai China dan Hang Seng Hong Kong yang dibuka melemah pada awal perdagangan. Indeks lainnya, seperti Nikkei Jepang, Kospi Korea Selatan, dan ASX Australia, menunjukkan kenaikan.
Sorotan pasar global beralih dari Paris ke Capitol Hill, di mana Ketua The Fed Jerome Powell akan memberikan kesaksian di hadapan Kongres AS pada hari Selasa. Ini adalah awal dari serangkaian acara penting selama seminggu yang akan mempengaruhi pasar.
Powell akan menyampaikan kesaksian kebijakan moneter setengah tahunan di hadapan komite perbankan Senat AS. Selain itu, ia juga akan diinterogasi oleh majelis Kongres lainnya pada hari berikutnya, saat tampil di hadapan panel DPR.
Investor semakin yakin bahwa Fed akan mulai memangkas suku bunga pada bulan September, dengan peluang sekitar 75% untuk pemangkasan tersebut, berdasarkan harga berjangka Fed Funds.
Selain kebijakan moneter, politik AS juga menjadi pusat perhatian investor. Presiden Joe Biden saat ini berada di bawah tekanan setelah kinerja debat yang goyah. Meskipun Biden menolak untuk meninggalkan kampanye pemilihannya kembali, investor bersiap untuk skenario jika kandidat Demokrat lainnya muncul.
Pengaruh pada Pasar Keuangan
- Indeks Saham Asia:
- Indeks Shanghai China dan Hang Seng Hong Kong dibuka melemah.
- Indeks lainnya, seperti Nikkei, Kospi, dan ASX, mengalami kenaikan.
- Kebijakan The Fed:
- Kesaksian Jerome Powell di Kongres AS menjadi fokus utama.
- Peluang pemangkasan suku bunga pada bulan September mencapai sekitar 75%.
- Politik AS:
- Tekanan terhadap Presiden Joe Biden setelah debat yang goyah.
- Kemungkinan munculnya kandidat Demokrat lain sebagai faktor yang diperhatikan investor.
Investor di seluruh dunia akan memantau dengan cermat perkembangan kebijakan moneter dan situasi politik di AS, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap pasar global, termasuk di Asia.
