Harga emas kembali menunjukkan penguatan, meskipun tipis, dengan kenaikan sebesar 0,03% menjadi USD 2.587,13 per troy ons. Pada hari sebelumnya, Kamis (19/09/2024), harga emas ditutup menguat 1,08% di USD 2.586,48 per troy ons, hampir menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa.
Kenaikan ini dipicu oleh keputusan mengejutkan dari The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin, melebihi ekspektasi pasar yang hanya memperkirakan pemangkasan sebesar 25 basis poin. Penurunan suku bunga ini berpengaruh signifikan terhadap harga emas, mengingat emas adalah aset tanpa imbal hasil; sehingga saat suku bunga turun, daya tarik pasar emas meningkat.
Pemangkasan suku bunga ini adalah yang pertama sejak Maret 2020, saat pandemi Covid-19 melanda. The Fed menganggap bahwa inflasi di Amerika Serikat telah bergerak menuju target 2%, dan langkah ini diambil untuk mendukung pasar tenaga kerja, yang menunjukkan tanda-tanda kelemahan dengan meningkatnya tingkat pengangguran.
Keputusan ini, diambil oleh Jerome Powell selaku ketua The Fed, menunjukkan komitmen bank sentral dalam memulihkan kondisi ekonomi.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
