0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Harga emas mengalami penguatan untuk hari kedua berturut-turut pada Rabu (16/10), didorong oleh penurunan di pasar saham dan imbal hasil obligasi. Sementara itu, para trader menanti dengan antusias rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai potensi pengurangan suku bunga oleh Federal Reserve.

Pada pukul 17.33 WIB, harga emas spot tercatat naik 0,5% menjadi $2,675.25 per ons troi. Harga ini hanya sekitar $10 di bawah rekor tertinggi yang dicapai bulan lalu, yaitu $2,685.42 per ons troi. Kontrak berjangka emas AS juga menunjukkan kenaikan 0,5%, mencapai $2,691.90 per ons troi. Giovanni Staunovo, analis dari UBS, mencatat, “Sepertinya pasar emas ingin melihat rekor tertinggi, dengan harga sedikit di bawah rekor akhir September dan didukung oleh lingkungan yang lebih aman seiring dengan turunnya pasar saham.”

Emas dikenal sebagai aset aman, yang sering dipilih oleh investor saat suku bunga rendah dan dalam kondisi ketidakstabilan ekonomi serta geopolitik. Soni Kumari, ahli strategi komoditas dari ANZ, menambahkan, “Ketidakpastian seputar pemilu AS dan ketegangan geopolitik juga akan mendukung harga emas ke depan.”

Penurunan imbal hasil obligasi US Treasury 10 tahun acuan ke level terendah dalam lebih dari seminggu menjadikan emas, yang tidak memberikan imbal hasil, semakin menarik bagi para investor. Dengan fokus yang tajam pada data penjualan ritel AS, produksi industri, dan klaim pengangguran mingguan yang akan dirilis pada hari Kamis, para pelaku pasar akan mencari sinyal yang dapat mempengaruhi keputusan investasi mereka.

Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, menyatakan bahwa bank sentral akan terus mempertimbangkan penurunan suku bunga tahun ini, asalkan data ekonomi mendukung harapan tersebut.

Dalam pandangan jangka panjang, delegasi di pertemuan tahunan London Bullion Market Association memperkirakan bahwa harga emas dapat mencapai $2,941 dalam 12 bulan ke depan, sementara harga perak diperkirakan akan melonjak menjadi $45 per ons.

Sementara itu, harga perak spot juga menunjukkan kenaikan 1,1% menjadi $31,83 per ons troi. Harga platinum naik 0,6% menjadi $990,05, dan paladium meningkat 0,6% menjadi $1,015.75. Menariknya, Bursa Berjangka Guangzhou (GFEX) berencana meluncurkan kontrak berjangka platinum dan paladium pada kuartal pertama 2025, menandakan minat yang terus berkembang di pasar logam mulia.

Secara keseluruhan, dinamika pasar saat ini menunjukkan bahwa emas dan logam mulia lainnya tetap menjadi pilihan menarik bagi investor, terutama dalam situasi yang penuh ketidakpastian.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *