Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, naik 298,15 poin atau sekitar 0,77% pada Selasa (29/10/2024), berakhir di level 38.903,68. Indeks Topix juga mencatatkan kenaikan 0,91%, ditutup pada 2.682,02.
Penguatan Dipicu Oleh Data Ekonomi Positif
Seperti dilansir AFP, lonjakan indeks Nikkei ini didorong oleh data terbaru yang menunjukkan bahwa tingkat pengangguran Jepang turun ke 2,4% pada bulan September, dari sebelumnya 2,5% pada bulan Agustus. Penurunan tingkat pengangguran ini memberikan gambaran positif mengenai kondisi pasar tenaga kerja di Jepang, yang pada gilirannya meningkatkan sentimen investor terhadap saham-saham domestik.
Sektor Manufaktur dan Teknologi Memimpin Kenaikan
Saham-saham di sektor manufaktur dan teknologi menjadi pendorong utama kenaikan hari ini. Saham Furukawa Electric, perusahaan manufaktur peralatan listrik, melambung 6,2%, memimpin penguatan. Saham M3, penyedia layanan kesehatan online, juga melonjak 5,63%.
Perusahaan-perusahaan di sektor manufaktur alat berat juga mencatatkan kenaikan, dengan saham Kawasaki Heavy Industries menguat 4,03% dan Mitsubishi Heavy Industries naik 3,41%. Saham semikonduktor, seperti Renesas Electronics dan Advantest, juga mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 3,1% dan 1,41%.
Pengaruh Nilai Tukar Dolar Terhadap Yen
Nilai tukar dolar AS menguat 1% terhadap yen, mencapai 153,88 yen per dolar AS. Kekuatan dolar ini memberikan dukungan lebih lanjut bagi perusahaan-perusahaan ekspor Jepang yang diuntungkan dengan pelemahan yen.
Kesimpulan
Indeks Nikkei 225 menguat pada hari ini, didorong oleh data ekonomi positif yang menunjukkan penurunan tingkat pengangguran di Jepang. Saham-saham di sektor manufaktur dan teknologi mencatatkan penguatan signifikan, sementara nilai tukar dolar yang lebih kuat turut memberikan dorongan bagi saham-saham ekspor. Pasar Jepang tetap menunjukkan optimisme meski ada tantangan geopolitik dan ekonomi global.demo ewf.
