0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Pasangan mata uang AUD/USD menarik beberapa pembeli di sekitar level 0,6540 pada sesi Asia awal pada hari Senin (25/11), setelah Indeks Dolar AS (DXY) sedikit menurun meskipun data PMI (Indeks Manajer Pembelian) AS untuk bulan November menunjukkan hasil yang optimis.

Pada hari Senin, pasar menantikan rilis data penting lainnya, termasuk Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago untuk bulan Oktober dan Indeks Bisnis Manufaktur Fed Dallas untuk bulan November.

Meskipun PMI AS untuk November menunjukkan hasil positif, data tersebut tidak cukup untuk menggerakkan dolar AS lebih tinggi. Menurut data dari S&P Global yang dirilis pada hari Jumat, PMI Gabungan Global S&P AS naik menjadi 55,3 dalam estimasi kilat untuk bulan November, lebih tinggi dari 54,1 pada Oktober. PMI Manufaktur juga sedikit membaik menjadi 48,8, meskipun masih dalam zona kontraksi, sedangkan PMI Jasa naik menjadi 57,0, mengalahkan perkiraan 55,3.

Namun, ekspektasi penurunan suku bunga yang kurang agresif oleh Federal Reserve (Fed) memberikan dukungan bagi dolar AS yang lebih lemah. Pedagang berjangka kini memperkirakan peluang 50,9% bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar seperempat poin pada pertemuan mendatang, meskipun ini menurun dari sekitar 69,5% sebulan lalu. Perubahan ini menunjukkan bahwa pasar mungkin menilai bahwa penurunan suku bunga tidak akan seagresif yang diperkirakan sebelumnya.

Di sisi Australia, data PMI juga menunjukkan hasil yang kurang menggembirakan. PMI Gabungan Bank Judo Australia secara mengejutkan berkontraksi pada bulan November, turun menjadi 49,4 dari 50,2 sebelumnya. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi dalam kegiatan ekonomi. Sementara itu, PMI Manufaktur Australia sedikit membaik menjadi 49,4 pada bulan November dari 47,3 pada bulan Oktober, namun PMI Jasa turun menjadi 49,6 dari 51,0 sebelumnya, menunjukkan kelemahan dalam sektor jasa.

Secara keseluruhan, pergerakan pasangan AUD/USD dipengaruhi oleh dinamika antara data ekonomi AS yang relatif kuat dan kelemahan sektor manufaktur serta jasa di Australia, sementara spekulasi mengenai kebijakan suku bunga Fed yang lebih moderat turut memberikan tekanan pada dolar AS.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *