Bursa Hong Kong menutup perdagangan akhir tahun 2024 dengan keuntungan moderat pada hari Selasa (31/12/2024), merespons positif data Purchasing Managers’ Index (PMI) Tiongkok. Indeks Hang Seng mencatatkan kenaikan 0,1% pada level 20.060, sementara Indeks Saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,13% ke level 7.289,79.
Kenaikan ini didorong oleh data PMI yang menunjukkan pertumbuhan sektor manufaktur Tiongkok selama tiga bulan berturut-turut dan aktivitas jasa yang mencatatkan pertumbuhan terkuat dalam sembilan bulan terakhir. Kinerja positif PMI tersebut mendorong optimisme pasar, sehingga indeks Hang Seng berhasil mencapai posisi tertinggi dalam lebih dari dua pekan.
Pada bulan Desember 2024, Hang Seng tercatat menguat 3,3%, yang menjadi kenaikan bulanan pertama dalam tiga bulan terakhir. Secara tahunan, indeks Hang Seng melonjak hampir 18%, mengakhiri penurunan selama empat tahun berturut-turut.
Kenaikan indeks ini didorong oleh berbagai langkah dukungan yang diambil pemerintah Tiongkok sejak paruh kedua 2024. Proyeksi peningkatan belanja fiskal pada tahun 2025 juga memberikan dorongan optimisme meskipun terdapat potensi hambatan dari ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik. Di sisi moneter, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) juga telah berjanji untuk memberikan pelonggaran lebih lanjut pada tahun 2025.
Saham-saham besar di Tiongkok juga mencatatkan kinerja positif, di antaranya saham Alibaba Group yang naik 25,3%, Meituan yang tumbuh 24,3%, China Mobile dengan kenaikan 19,8%, Tencent Holdings yang naik 18,7%, dan HSBC Holdings yang menguat 15,2%.
Sementara itu, untuk indeks Hang Seng berjangka Desember 2024, pergerakan cenderung fluktuatif dan ditutup naik 0,35% pada posisi 20.087. Dengan proyeksi yang lebih positif dan langkah-langkah dukungan yang terus berlanjut, pasar Hong Kong diprediksi akan terus menguat di awal 2025, meskipun ketidakpastian global tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
