Berita:
Harga emas internasional tercatat turun pada perdagangan hari Senin (6/1/2025), meskipun pelemahan dolar AS hampir 1% berhasil menahan penurunan lebih dalam. Di pasar spot, harga emas turun 0,2% menjadi USD 2.634,27 per ons, sementara harga emas berjangka AS juga turun 0,4%, berada di level USD 2.645,5 per ons.
Penurunan harga emas ini disebabkan oleh kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah AS yang mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu minggu, yang membuat emas, sebagai aset non-yielding, menjadi kurang menarik bagi investor. Di sisi lain, nilai tukar dolar AS terdepresiasi setelah muncul laporan mengenai rencana kenaikan tarif impor oleh para pembantu Presiden Terpilih Donald Trump yang lebih moderat dari perkiraan sebelumnya, memberikan sedikit dukungan pada harga emas.
Investor kini tengah menunggu serangkaian data ekonomi AS yang akan dirilis minggu ini, yang diharapkan akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan Federal Reserve (Fed). Proyeksi terbaru dari Fed menunjukkan adanya pergeseran ke langkah pemotongan suku bunga yang lebih hati-hati tahun ini, meskipun mayoritas pembuat kebijakan Fed mengingatkan potensi risiko inflasi yang dapat kembali muncul.
Dengan pergerakan yang fluktuatif ini, pasar emas terlihat sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi AS dan langkah-langkah kebijakan yang akan diambil oleh bank sentral AS dalam beberapa bulan mendatang.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
