Pada perdagangan Selasa (Rabu waktu Jakarta), harga emas dunia mengalami penurunan setelah sempat mencatatkan kenaikan sebelumnya. Tekanan datang akibat menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) serta imbal hasil obligasi Treasury, yang dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah lowongan pekerjaan di AS. Hal ini mengindikasikan kemungkinan berkurangnya pemangkasan suku bunga besar-besaran oleh Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
Dikutip dari CNBC, Rabu (8/1/2025), harga emas dunia di pasar spot mengalami kenaikan sebesar 0,5%, menjadi USD 2.647,59 per ons setelah sempat melonjak hingga 1% di awal sesi perdagangan. Sementara itu, harga emas berjangka AS tercatat naik sebesar 0,6%, menjadi USD 2.662,60 per ons.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
