Indeks Hang Seng merosot 190 poin atau 1,0% pada hari Senin, 13 Januari 2025, ditutup di level 18.874, mencatatkan penurunan keenam berturut-turut. Penurunan ini dipicu oleh laporan penggajian AS yang lebih kuat dari perkiraan, yang mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan mengurangi ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang Seng mencapai level terendah dalam hampir empat bulan, dengan kerugian tersebar di seluruh sektor.
Pasar China daratan juga mengalami penurunan tajam, menambah tekanan pada indeks Hang Seng. Namun, penurunan tersebut sedikit terpangkas setelah Gubernur Bank Rakyat Tiongkok, Pan Gongsheng, menyatakan bahwa pemerintah Tiongkok akan meningkatkan konsumsi dan menggunakan berbagai alat kebijakan untuk mendukung likuiditas pasar. Di sisi perdagangan, ekspor Tiongkok tercatat meningkat pesat pada bulan Desember, sementara impor juga mengalami lonjakan yang tak terduga.
Saham-saham yang mencatatkan kerugian besar termasuk Miniso Group (-5,0%), BYD Electronic Intl. (-4,9%), J&T Global Express (-4,6%), dan Galaxy Entertainment (-2,3%).
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
