0 0
Read Time:54 Second

Dolar AS sedikit melemah pada perdagangan Kamis, 30 Januari 2025, setelah beberapa sesi sebelumnya menguat. Indeks dolar, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 107,710.

Pelemahan ini terjadi setelah Dolar AS sempat bangkit dari level terendah satu bulan pada Senin lalu. Meskipun dolar menguat lebih dari empat persen sejak pemilihan umum AS yang dimenangkan oleh Trump pada November, pertemuan Federal Reserve yang hawkish membuat pasar mencerna lebih lanjut pernyataan dari bank sentral tersebut. Pada pertemuan Rabu, The Fed mempertahankan suku bunga tetap tidak berubah, seperti yang diperkirakan oleh banyak analis, namun tidak memberikan banyak petunjuk mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut di tahun ini.

Dalam konferensi persnya, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menilai dampak kebijakan yang diterapkan oleh Presiden Trump terhadap inflasi, dan menegaskan bahwa target inflasi dua persen tetap menjadi prioritas bagi bank sentral. Pernyataan ini membuat pasar cenderung berhati-hati, sementara fokus kini beralih ke Bank Sentral Eropa (ECB), yang diperkirakan akan menjadi sorotan selanjutnya dalam perkembangan kebijakan moneter global.

 

 

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *