0 0
Read Time:1 Minute, 10 Second

HONG KONG โ€“ Indeks Hang Seng di Hong Kong mengalami penurunan signifikan pada perdagangan awal bulan baru, terjun 266 poin atau 1,3% menjadi 19.959, membalikkan keuntungan yang tercatat dalam tiga sesi sebelumnya. Penurunan ini terjadi setelah liburan panjang Tahun Baru Imlek, dengan investor mencermati dampak dari kebijakan tarif besar yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump terhadap beberapa negara, termasuk China.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah Beijing mengumumkan rencana untuk menantang langkah Trump di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) serta meluncurkan serangkaian tindakan balasan lainnya. Hal ini memicu kekhawatiran akan terjadinya eskalasi sengketa perdagangan antara kedua negara besar tersebut, yang berpotensi mempengaruhi pasar global.

Meskipun pada sesi sebelumnya Hang Seng sempat mengalami lonjakan signifikan sebesar 573 poin atau 2,8%, yang membuat indeks ini ditutup pada level tertinggi dalam hampir dua bulan di angka 20.790, penurunan yang terjadi pada hari Rabu (5/2) mencerminkan ketidakpastian yang masih melanda pasar.

Pada perdagangan hari itu, Hang Seng turun 0,9% ke level 20.597,09, yang merupakan penurunan terbesar sejak penurunan 1,6% pada 22 Januari. Dampak dari ketegangan perdagangan yang semakin mendalam menjadi perhatian utama investor, menciptakan fluktuasi besar di pasar saham Hong Kong.

Dengan perkembangan ini, investor di seluruh dunia akan terus mengamati reaksi dari kedua negara besar terkait kebijakan perdagangan mereka, dan bagaimana itu akan memengaruhi ekonomi global ke depan.

 

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *