Harga emas mengalami pelemahan setelah rilis data lowongan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) menunjukkan kinerja yang lebih kuat dari perkiraan. Data ini muncul beberapa hari menjelang pengumuman data utama mengenai penggajian nonpertanian untuk Desember, yang diharapkan akan memberikan sinyal lebih pasti mengenai kondisi pasar tenaga kerja di pekan ini.
“Inflasi yang tinggi dan kekuatan pasar tenaga kerja diperkirakan akan mengurangi dorongan bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga. Hal ini sudah diperingatkan oleh bank sentral dalam pertemuannya pada bulan Desember. Komentar hawkish dari pejabat The Fed di awal minggu semakin menegaskan pandangan tersebut,” kata Ibrahim, seorang analis pasar.
Di sisi lain, di Asia, China diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran fiskal tahun ini untuk mendukung perekonomian, terutama menghadapi tantangan perdagangan akibat kebijakan tarif impor yang akan diberlakukan oleh Presiden Terpilih Donald Trump.
Sementara itu, di dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat sebesar USD 155,7 miliar. Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan dengan posisi cadangan devisa pada akhir November 2024 yang tercatat sebesar USD 150,2 miliar. Kenaikan tersebut didorong oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri oleh pemerintah.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
