0 0
Read Time:1 Minute, 12 Second

Harga minyak dunia kembali tertekan pada Senin (29/9), dengan penurunan sekitar 3%, seiring rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi pada bulan November dan dimulainya kembali ekspor minyak dari wilayah Kurdistan Irak melalui Turki. Kondisi ini menambah tekanan pada harga karena prospek pasokan global yang lebih besar. Minyak mentah Brent ditutup turun $2,16 menjadi $67,97 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun $2,27 menjadi $63,45 per barel.

Untuk mengetahui analisis pasar dan berita energi lainnya secara lengkap, kunjungi situs resmi kami di Newsmaker.id.

Pertemuan OPEC+ pada hari Minggu mendatang diperkirakan akan mengonfirmasi peningkatan produksi sekitar 137.000 barel per hari pada November. Langkah ini dinilai sebagai upaya organisasi untuk memperluas pangsa pasar, setelah beberapa bulan terakhir produksi aktual mereka tercatat lebih rendah 500.000 barel per hari dari target.

Ikuti juga pembaruan seputar pasar global dan peluang investasi melalui media sosial kami di Linktree EWF Praxis Surabaya.

Sementara itu, Kementerian Perminyakan Irak mengumumkan bahwa aliran minyak mentah dari wilayah Kurdistan ke pelabuhan Ceyhan, Turki, telah kembali beroperasi untuk pertama kalinya dalam 2,5 tahun. Volume awal ekspor mencapai 150.000โ€“160.000 barel per hari, dan diperkirakan akan meningkat hingga 230.000 barel per hari dalam waktu dekat.

Untuk memahami dinamika harga energi dunia dan mencoba strategi trading tanpa risiko, Anda dapat mencoba akun demo trading gratis di platform demo resmi. Atau, ikuti analisis pasar harian kami di Instagram resmi Equityworld Praxis agar selalu mendapatkan wawasan terbaru.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *