0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Harga emas dunia kembali menguat pada Kamis (23/10), terdorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik akibat sanksi baru Amerika Serikat terhadap Rusia serta potensi pembatasan ekspor ke Tiongkok. Kondisi ini memperkuat minat investor terhadap emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Emas spot tercatat naik 0,6% menjadi $4.119,54 per ons, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 1,7% menjadi $4.134,60 per ons.

Untuk mengetahui lebih banyak seputar analisis pasar dan produk investasi yang sesuai dengan profil risiko Anda, kunjungi situs resmi kami di PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.

Analis pasar Han Tan dari Nemo.money menyebut bahwa emas saat ini tengah “mencari pijakan setelah koreksi teknis yang sehat.” Ia menambahkan bahwa meskipun ketegangan geopolitik masih tinggi, pasar cenderung lebih stabil dalam merespons perkembangan berita global. Sementara itu, pemerintahan Trump dikabarkan tengah mempertimbangkan pembatasan ekspor perangkat lunak ke Tiongkok, dan menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak besar Rusia, Lukoil dan Rosneft, terkait isu Ukraina.

Ingin melihat pembaruan pasar dan informasi terbaru seputar dunia trading? Cek tautan sosial media kami melalui Linktree EWF Praxis agar tidak ketinggalan informasi penting setiap harinya.

Kinerja emas sepanjang tahun ini menunjukkan peningkatan sekitar 57%, mencapai rekor tertinggi di $4.381,21 per ons pada awal pekan. Kenaikan ini didorong oleh ketidakpastian ekonomi global, potensi pemotongan suku bunga, serta pembelian emas oleh berbagai bank sentral dunia. Fokus investor kini tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang akan memberikan petunjuk arah kebijakan Federal Reserve berikutnya.

Anda juga dapat mencoba pengalaman trading secara langsung dengan akun demo kami di https://demo.ew-futures.com/login untuk memahami dinamika pasar secara real-time.

Chief Investment Officer UBS, Mark Haefele, menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen diversifikasi portofolio yang efektif, terutama di tengah kondisi suku bunga rendah. Ia memperkirakan harga emas masih berpotensi naik hingga $4.700 per ons jika ketidakpastian makroekonomi dan politik global berlanjut.

Ikuti juga kabar terkini dan analisis lengkap seputar pasar komoditas melalui portal berita resmi kami di Newsmaker ID atau lewat pembaruan harian di Instagram EWF Praxis Official.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *