0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

EQUITYWORLD FUTURES SURABAY PRAXIS – Saham-saham Asia naik pada hari Selasa (10/10), menyusul kinerja optimis di Wall Street. Obligasi juga menguat, setelah oleh komentar dovish Federal Reserve. Sementara itu, harga minyak mengalami sedikit penurunan setelah lonjakan pada hari Senin, dengan perhatian pasar masih terfokus pada konflik di Timur Tengah.

Pada pukul 10.30 WIB, Indeks saham Asia Pasifik MSCI di luar Jepang naik 0,2%. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 2,4%, sementara indeks S&P/ASX 200 di Australia naik untuk sesi keempat berturut-turut, menandai kenaikan 1,2%.

Pada hari Senin, pejabat the Fed menyatakan bahwa naiknya treasury yields dapat menghalangi the Fed untuk menaikkan suku bunga. Pernyataan ini membantu memicu peningkatan harga obligasi setelah pasar ditutup pada hari Senin di AS dan Tokyo.

Namun, pasar tetap waspada terhadap bentrokan militer antara Israel dan kelompok Palestina, Hamas, menyusul serangan tak terduga Hamas pada hari Sabtu yang mengakibatkan ratusan korban jiwa di pihak Israel.

Sebagai respons terhadap serangan tersebut, militer Israel telah mengerahkan 300.000 tentara cadangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menerapkan blokade total di Jalur Gaza, yang menimbulkan spekulasi mengenai potensi serangan darat.

Indeks Hang Seng menguat 0,8% sementara indeks acuan China CSI300 turun 0,6%.

Developer properti swasta terbesar China, Country Garden Holdings Company Ltd (HK:2007), mengeluarkan peringatan pada hari Selasa bahwa mereka mungkin akan gagal untuk memenuhi semua kewajiban pembayaran di luar negeri tepat waktu atau dalam masa tenggang waktu yang relevan. Pengumuman ini menambah tekanan lebih lanjut pada sektor properti China yang sedang tertekan.

Setelah naik lebih dari 4% pada hari Senin, harga minyak turun. Minyak Brent turun 0,4% menjadi $87,75 per barel pada pukul 08.36 WIB, sementara minyak West Texas Intermediate merosot 16 sen atau 0,5% menjadi $85,93 per barel.

Emas spot naik 2% menjadi $1.864,69/oz, mencapai level tertinggi satu minggu pada hari Senin karena investor mencari tempat yang aman.

US dollar tetap stabil di 106,1.

Ten-year Imbal hasil obligasi, yang telah melonjak, turun menjadi 4,627% pada pembukaan di Tokyo karena harga obligasi menguat setelah hari libur Senin.

SUMBER: INVESTING.COM

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *