Nilai Tukar Rupiah dan Dollar AS
Pada perdagangan Selasa pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami pelemahan. Rupiah dibuka melemah 0,25% atau 41 poin menjadi Rp 16.129 dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.088. Saat ini, rupiah terpantau berada pada level terendah dalam sekitar 1,5 minggu.
Menurut analis Vibiz Research Center, pergerakan rupiah pagi ini dimulai dengan melemah ke Rp 16.128, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp 16.138, dan terakhir terpantau pada posisi Rp 16.129. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan dollar AS yang perlahan di pasar Asia setelah penurunan terbatas di sesi global sebelumnya. Investor kini menunggu data inflasi AS yang akan dirilis pertengahan minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur kekuatan dollar terhadap enam mata uang utama, pagi ini naik ke 105,28 dari level penutupan sesi sebelumnya di 105,21.
Pergerakan IHSG dan Bursa Asia
Di pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa pagi menguat 15,416 poin atau 0,22% ke level 7.114,677. Bursa saham kawasan Asia umumnya mencatat pergerakan mixed dengan bias menguat, mengikuti penutupan bursa Wall Street yang berakhir mixed. Dow Jones mengalami koreksi setelah sebelumnya mengalami rally.
Outlook
Analis Vibiz Research Center memperkirakan dollar AS terhadap rupiah hari ini akan menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah diperkirakan akan bergerak dalam rentang antara Rp 16.108 hingga Rp 15.980 sepanjang minggu ini.
Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading
