Harga emas stabil pada perdagangan awal Asia hari Rabu (18/12) karena pasar menantikan keputusan suku bunga dari Federal Reserve, di mana sebagian besar analisis mengharapkan adanya pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin. Meskipun ada ekspektasi pemotongan suku bunga, arah kebijakan moneter untuk masa mendatang masih belum pasti, terutama dengan potensi tekanan inflasi yang bisa mempengaruhi keputusan-keputusan selanjutnya.
Menurut Ruben Ferreira dari FlowCommunity, ketidakpastian mengenai kebijakan moneter jangka panjang masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi pasar emas. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi lintasan harga logam mulia adalah kebijakan yang akan diambil oleh bank sentral utama lainnya, seperti Bank of Japan, yang juga akan mengumumkan keputusan kebijakan mereka dalam waktu dekat.
Secara tradisional, emas memiliki hubungan terbalik dengan suku bunga. Ketika suku bunga lebih tinggi, permintaan untuk emas cenderung menurun karena emas tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen berbunga lainnya. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah sering kali meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven. Harga emas di pasar spot stabil pada $2.647,01 per ons pada saat laporan ini ditulis.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
