0 0
Read Time:58 Second

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memberikan klarifikasi terkait nilai tukar rupiah yang tiba-tiba terlihat menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan euro pada layanan Google Finance pada Sabtu, 1 Februari 2025. Dalam platform tersebut, nilai tukar USD terhadap IDR tercatat pada angka 8.170, yang menunjukkan penurunan lebih dari 50% terhadap rupiah.

Kejadian ini langsung menjadi perhatian publik dan ramai dibicarakan di media sosial. Topik “dolar” dan “1 USD” menjadi trending di platform X (dahulu Twitter) hingga Sabtu malam.

Menanggapi fenomena ini, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyatakan bahwa penguatan rupiah yang terlihat di Google Finance disebabkan oleh masalah teknis di platform tersebut. Destry memberikan penjelasan bahwa posisi yang benar untuk dolar AS terhadap rupiah pada 1 Februari 2025 adalah sekitar 16.300, berdasarkan tangkapan layar yang ditunjukkan oleh BI. Tangkapan layar lainnya dari Yahoo Finance juga menunjukkan nilai tukar USD terhadap IDR pada angka 16.294.

“Ada permasalahan di Googlenya,” ujar Destry Damayanti saat dihubungi Liputan6.com melalui pesan singkat, Sabtu (1/2/2025).

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan kebingungan masyarakat terkait pergerakan nilai tukar yang tidak wajar tersebut.

 

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *