Harga perak (XAG/USD) terus menguat dan kini diperdagangkan di sekitar $46,52 per troy ounce pada sesi Asia Jumat (29/9/2025). Kenaikan ini memperpanjang reli logam mulia tersebut setelah menembus level psikologis $45 minggu lalu โ pertama kalinya dalam 14 tahun.
Data pasar menunjukkan investor global masih agresif memborong perak melalui ETF, menyebabkan stok fisik di London terus menyusut. Keterbatasan pasokan ini semakin nyata ketika biaya pinjam perak jangka pendek (lease rate) melonjak di atas 5%, padahal biasanya mendekati nol. Kondisi tersebut menandakan pasar fisik sedang mengalami kekeringan suplai.
Untuk berita ekonomi harian dan analisis logam mulia, kunjungi Newsmaker.id.
Ekspektasi pelonggaran suku bunga Federal Reserve juga menambah daya tarik perak sebagai aset tanpa imbal hasil. Jika data ekonomi dan tenaga kerja AS melemah, terutama bila publikasi tertunda akibat ancaman penutupan pemerintah, langkah dovish The Fed bisa memperkuat momentum kenaikan harga logam mulia.
Dari sisi fundamental, permintaan industri turut menopang reli. Perak banyak digunakan pada panel surya, semikonduktor, dan kendaraan listrik, sementara produksi tambang belum meningkat signifikan. Kombinasi antara dorongan investasi dan kebutuhan industri menjadikan perak salah satu aset paling kuat dalam siklus komoditas tahun ini.
Ikuti pembaruan harga logam mulia dan strategi trading harian di Instagram resmi Equityworld Praxis atau coba akun demo trading gratis di platform resmi.
